04 Juni 2016

opini musri nauli : KONFIGURASI HUKUM PROYEK REKLAMASI DI INDONESIA (Dari Cerita Sangkuriang hingga Jurus “Dewa Mabuk” Wiro Sableng)


Negara kepulauan kok bikin reklamasi
(Iwan Fals)


Pernyataan sederhana namun “nyelekit” dari sang “legenda” music Indonesia kemudian menyentak dan menggali memori panjang tentang “kemaritiman” Indonesia. Sebagai Negara maritime, Indonesia mempunyai garis pantai terpanjang keempat di dunia (setelah Amerika Serikat, Kanada, dan Rusia) dengan panjang garis pantai mencapai 95.181 km. Wilayah Laut dan pesisir Indonesia mencapai ¾ wilayah Indonesia (5,8 juta km2 dari 7.827.087 km2). Hingga saat ini wilayah pesisir memiliki sumberdaya dan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia.

02 Juni 2016

opini musri nauli : REKLAMASI DALAM PANDANGAN PTUN JAKARTA





Issu “reklamasi” di Jakarta kemudian meninggalkan huru-hara politik. “Kukuhnya” Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan penolakan semakin massif dari rakyat membuat persoalan reklamasi kemudian menjadi diskusi nasional yang semakin hangat. Bahkan magnitudonya kemudian melebar hingga ke Istana.

01 Juni 2016

opini musri nauli : Jambi dan Peradaban



Catatan mengenai Jambi mudah ditelusuri dalam catatan perjalanan “petualang dunia”.

25 Mei 2016

opini musri nauli : KEMENANGAN RAKYAT DIMATA HUKUM



Beberapa hari yang lalu, telah dikirimi putusan kasasi dengan Nomor 1779 K/PID.SUS/2013 dalam perkara pidana dengan terdakwa Deni Ruli Pane. Putusan Kasasi pada pokoknya “menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi : Penuntut Umum pada Kejaksaan negeri Muara Sabak. Putusan telah diputuskan tanggal 26 Maret 2014 dan dikirimi ke Pengadilan Negeri Tanjung Jabung Timur dan kemudian meneruskan ke Kejaksaan negeri Muara Sabak.

22 Mei 2016

opini musri nauli : PENUMPANG DAN PESAWAT


Akhir-akhir ini, saya memperhatikan berbagai seruan dari “pramugari” dari maskapai tertentu yang selalu memberikan informasi yang berbeda-beda antara satu kota dengan kota lain. Ketika memasuki suatu kota, maka ada “tekanan” terhadap peringatan. Sementara di kota lain ketika memasuki kota, terhadap peringatan justru dengan tekanan yang lain. Saya kemudian mencoba mencatatnya sehingga kita bisa memahamai karakter penumpang dari suatu kota. Tentu saja maskapai juga mempengaruhi karakter penumpang dari suatu kota.

18 Mei 2016

opini musri nauli : Ancaman Tambang di Hulu Batang Asai


Akhir-akhir ini, kita dikabarkan sedang “berkonsentrasi” mendiskusikan AMDAL PT. ANTAM. Aktivitas kegiatan PT. ANTAM kemudian mengancam keberadaan masyarakat baik di areal pertambangan di Kecamatan Jangkat Timur maupun dampak terhadap di hulu Sungai Batanghari yaitu di hulu Batang Asai.

08 Mei 2016

opini musri nauli : Simbol Parade Sepeda Motor Anak SMU

Sore sabtu kemarin, penulis menyaksikan “parade sepeda motor” yang dikendarai murid-murid SMU yang lulus dari UAS. Setelah mendengarkan pengumuman kelulusan dari Sekolah, murid-murid merayakan kegembiraan dengan menaikkan sepeda motor mengelilingi kota Jambi. Dilengkapi tingkah laku mengendari sepeda motor dengan suara klakson yang memekakkan telinga, pakaian yang dicoret pakai cat pilox, naik sepeda motor “menguasai jalanan” dan memaksa meminggirkan kendaraan di jalur seberangnya untuk minggir.

07 Mei 2016

LEICESTER CITY – MIMPI ANAK MUDA



Sebelum dimulai kompetisi sepakbola paling bergengsi, Liga Inggeris, tidak ada satupun yang menduga “laju arah” klub papan bawah Leicester City. Semua mata berpaling ke klub papan atas (Mancester City, MU, Arsenal, Liverpool, Chelsea). Kalaupun ada selain mereka “paling-paling” disebut “Tottenham Hotspur.

 Dengan hitung matematika, kelima klub papan atas yang saling mendominasi dan menjuara Liga Inggeris akan meraih supremasi. Dalam dua decade, public hanya “terpesona” dengan gaya permainan khas Inggeris, hit and run. Dan sama sekali tidak memberikan perhatian penuh kepada klub-klub yang terancam “degradasi”.

04 Mei 2016

opini musri nauli : Pilkades Perspektif Hukum Adat



Usai sudah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Muara Jambi, Tebo dan Merangin. Sarolangun tidak lama lagi juga akan mengadakan Pilkades.

Berbeda dengan Pilkades sebelumnya, suasana pemilihan “relative” tenang sehingga tidak terdengar ‘suasana” kisruh” seperti tahun-tahun sebelumnya. Rakyat sudah banyak belajar “berpolitik” dengan mengikuti irama demokrasi seperti Pilpres, Pileg, Pilkada (Gubernur dan Bupati/Walikota). Sehingga rakyat belajar bagaimana proses demokrasi dapat diterima sebagai bagian dari proses demokrasi yang terus berkembang ditengah rakyat. Kisruh paska pemilihan Kades justru akan merugikan rakyat itu sendiri didalam relasi hubungan kemasyarakatan sehari-hari.

opini musri nauli : MAKNA SENSUS EKONOMI 2016 DI JAMBI



Dalam suasana “Sensus Ekonomi 2016”, saya mengotak-atik data-data lama. Selain ingin mengetahui perkembangan terkini, juga didasarkan rasa penasaran setelah beberapa waktu 2 bulan terakhir saya mobile ke berbagai daerah.