Tampilkan postingan dengan label Dialektika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dialektika. Tampilkan semua postingan

12 Juni 2026

PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK USAHA PERHUTANAN SOSIAL (KUPS)

 


 

1. Latar Belakang: Menembus Batas Akses, Menuju Kesejahteraan

 

Program Perhutanan Sosial lahir sebagai pilar pemerataan ekonomi masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan. Selama puluhan tahun, masyarakat pinggiran hutan sering kali menjadi penonton di tanah mereka sendiri, sementara pengelolaan hutan skala besar mendominasi. Ketimpangan akses ini memicu dua masalah utama: kemiskinan struktural masyarakat desa hutan dan tingginya angka konflik lahan (tenurial).

 

11 Juni 2026

2 Pengetahuan di Dalam Melihat Obyek Tanah: Menembus Batas Administrasi Menuju Keadilan Hakiki



Tanah, bagi masyarakat lokal dan adat, bukanlah sekadar komoditas ekonomi yang diukur dengan angka koordinat atau batas patok beton. Tanah adalah ruang hidup (living space), jalinan sejarah, dan identitas yang melekat turun-temurun. Sayangnya, konflik agraria sering kali lahir karena adanya “kebutaan” sistem penegakan hukum terhadap cara masyarakat lokal memandang tanah mereka.

Dalam upaya menegakkan keadilan dan menyelesaikan sengketa tanah, kita tidak bisa lagi hanya bergantung pada satu kacamata tunggal. Kita membutuhkan integrasi dari *dua pengetahuan utama* untuk melihat obyek tanah secara utuh dan adil.

Pengetahuan pertama adalah apa yang tercantum dalam lembaran negara: sertifikat, peta kadaster (peta pendaftaran tanah), dokumen hukum, dan titik koordinat global (GPS). Pengetahuan ini penting untuk memberikan kepastian hukum formal di mata negara. Namun, jika kita hanya terpaku pada kacamata ini, kita sering kali mengabaikan realitas di lapangan. Hukum yang kaku sering kali menggusur hak-hak tua yang tidak sempat tercatat secara administratif.

11 Agustus 2023

opini musri nauli : Lengser Keprabon. Mandig Pandito

 


Ketika Presiden Soeharto mengundurkan diri menjadi Presiden Mei 1998, ada kata-kata didalam pidatonya yang melambangkan sikapnya. 


Lengser Keprabon. Mandig Pandito. Demikian kata-kata dan kemudian menjadi mantra dan sikapnya selanjutnya. 


Didalam cara pandang masyarakat Jawa, kata-kata “Lengser Keprabon. Mandig Pandito”, dapat diartikan “suatu ungkapan Bahasa jawa yang dapat diartikan dan memiliki makna mendalam”. Dimana seorang Raja yang kemudian telah turun tahta (Lengser keprabon) kemudian “menyepi (bertapa)’ dan kemudian menjadi “orang bijaksana (mandig Pandito). 

08 Juni 2022

opini musri nauli : Sesat

 


Akhir-akhir ini, “seakan-akan” dunia hukum begitu gaduh, rumit dan sering menyesatkan akal Sehat. 


Berbagai Ahli hukum (kaum jurist) seringkali menyesatkan dan membuat hukum menjadi sulit dimengerti. 

13 April 2022

Cara Membaca Peristiwa 11 April 2022 - Catatan harian Demonstran

 


Peristiwa aksi mahasiswa 11 April 2022 (April Kelabu) tidak dapat dihindarkan dari peristiwa “pengeroyokkan” dan pemukulan Ade Armando (akademisi UI) yang tanpa “ba-bi-bu”. 

07 April 2022

Jokowi dan G 20

 

Ditengah-tengah semakin optimis melandainya angka covid 19, pusat-pusat perbelanjaan yang sudah Terbuka, dapat dilakukan ibadah di bulan Ramadhan seperti taraweh namun perang Rusia-Ukrania yang menyita perhatian publik tidak dapat dihindarkan. 


Perhatian dunia dalam kisruh Perang Rusia-Ukrania menyita perhatian paska perlawanan dunia menghadapi pandemi covid 19. 

03 April 2022

opini musri nauli : Kepala Desa

 

Selama sebulan lebih, saya mendapatkan tugas ataupun mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan berbagai Kepala Desa. Dalam catatan saja, saya sudah bertemu dengan 12 orang Kepala Desa. 


Entah urusan pekerjaan, menghadiri acara sosialisasi, menggali potensi pengetahuan masyarakat, mempersiapkan materi Peraturan Desa ataupun mempersiapkan bahan-bahan untuk persidangan. 

01 April 2022

Perdebatan

Didalam keluarga terjadi perdebatan sengit.. terutama “kapan puasa ?”..
Didalam keluargapun, kami harus bisa memilih.. pilihan masing2..
Kami saling menghormati, demokratis dan tetap merdeka..
Akhirnya hanya saya sendirian yg besok mantap untuk puasa..
Marhaban, ya ramadhan..

05 Januari 2022

opini musri nauli : Pojok Hukum

 


Alangkah senangnya ketika malam hari tanggal 2 Januari 2022 pukul 21.43, saya dikirimi WA dari Pemred Jambi Independent. 


Kalimatnya pendek. “Luar biasa..  6 ribu lebih pembaca”. 


Saya belum berkesempatan segera membalasnya. Dua jam kemudian barulah saya kemudian membalasnya. 

31 Desember 2021

opini musri nauli : Resonansi 2021

 

Menurut kamus besar bahasa Indonesia (online), arti kata “re-so-nan-si” adalah dengungan, gema atau getaran suara. Dapat juga diartikan sebagai peristiwa turut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran gelombang elektromagnetik luar. 


Kata “resonansi” sering juga dlekatkan sebagai kata setiap akhir tahun. Ataupun sebagai kata yang menghubungkan sebuah peristiwa Penting dalam kurun waktu tertentu. 

06 Oktober 2021

Belajar


 Apabila belajar kemudian dinyatakan "cukup" maka saat itu kemudian dinyatakan sebagai kata berhenti..

03 Oktober 2021

Menjemput Impian

 

Pelan2 tirai mulai terkuak.. Mentari pagi menyinari dengan cerahnya..
Akupun tersenyum.. satu persatu mimpi yg lama terpendam mulai terbangun..
Dengan bergegas akupun turun dari tempat tidur..
Menjemput mimpi yg lama tertunda.

28 September 2021

opini musri nauli : Cara Membaca Konflik di Jambi - Catatan untuk Ketua DPRD Provinsi Jambi

 

Ada sedikit kebangggan tersendiri. Ditengah kesibukan yang super padat, Edi Purwanto, Ketua DPRD Provinsi Jambi menuliskan pandangannya di media massa. 


Yang berjudul “Ikhtiar Penyelesaian Sengketa Lahan di Provinsi Jambi” yang dimuat di Jambi Independent tanggal 6 September 2021. 

21 September 2021

Lacak

 

Ketika lacak dipersoalkan dan dengan gampang menuduh, seketika respekku ilang..
Dan dia hanya sampah..

28 Juli 2021

opini musri nauli : Sesat

 


Tidak dapat dipungkiri, sebagai manusia yang berinteraksi dan Membangun hubungan sosial, berbagai pembicaraan yang melambangkan pola pikir, ide dan gagasan bertemu dengan berbagai gagasan lain. 


Sehingga kemudian tidak  disadari, berbagai ide ataupun gagasan seringkali kemudian berbenturan. Baik dengan ide yang berangkat dari pemikiran yang dipengaruhi latar belakang kehidupan, Pendidikan, Pekerjaan dan pergaulan sehari-hari. 

26 Juli 2021

Hidup ini sederhana

 


Membangun imun tubuh dengan berfikir kritis, ngopi dan ngudut..
Hidup ini sederhana.. Yg ribet cuma isi otak elu..

25 Juli 2021

opini musri nauli : Percaya

 


Disaat seperti ini, disaat informasi bersilewaran kesana kemari.
Bak meteor. Secepat cahaya kemudian meledakkan dan menimbulkan ledakkan.
Yang dibutuhkan adalah bergandengan tangan. Saling menguatkan. Antara sesama.
Keluarga, tetangga, saudara, teman seperkumpulan.
Sembari berdoa. Agar krisis ini segera berlalu.

Payah, lu !!!

 

Katanya penyidik handal.. dipuja2..
eh, bikin laporan kok tdk ada bukti..
Payah, lu !!!

10 Juli 2021

Keep spirit, Pakde

 


Pakde, teruslah bekerja.. 


Kami percaya dengan kemampuanmu untuk menyelesaikan krisis ini.