"Selamat jalan senior baik, pejuang lingkungan dari Nilo Dingin."
Marwan, demikian panggilan pendekku untuknya. Sosok yang pertama kali kukenal jauh sebelum Lembaga Tiga Beradik (LTB) berdiri. LTB kemudian tumbuh menjadi bagian penting dari keluarga besar Walhi Jambi. Perjalanan panjang itu dimulai dari perkenalan kami melalui Bucek (Eko Waskito), yang kemudian dipercaya menjadi Ketua Dewan Daerah Walhi Jambi (Board Walhi Jambi). Dari tangan Bucek, saya tahu bahwa Marwan bukan sekadar nama, melainkan sosok yang mengakar kuat pada tanah dan masyarakatnya.
Kedekatan kami semakin intensif ketika LTB, Walhi Jambi, Pundi Sumatera, dan Warsi bergabung dalam wadah PMKM. Saat itu, kami mengusulkan sebuah gagasan besar: Hutan Desa di 17 desa dengan luas mencapai 49.508 hektar. Ini bukan angka yang kecil. Ini adalah salah satu lanskap hutan desa terluas di Indonesia. Sebuah mahakarya yang lahir dari keberanian dan visi besar untuk masa depan.









