25 Desember 2021

opini musri nauli : Infrastruktur (6)

 


Belum hilang rasa kaget menikmati perjalanan dari Jambi - Muara Bulian melalui Ness, kali ini perjalanan ke Bangko melalui Tebo dan Muara Bungo tidak dapat dihindarkan. Selain harus mampu dulu ke Tebo dengan satu urusan, rasanya pengen juga menikmati perjalanan Jambi-Bungo. Perjalanan yang cukup lama setelah tidak dilalui. 


Alangkah kagetnya saya. Jalan Jambi - Muara Bungo yang sempat mengalami beberapa lubang yang sempat mengganggu ternyata mulai mulus. Mulai enak dinikmati. 

Praktis. Jambi hingga menjelang masuk ke Muara Tebo, mesin bisa dipacu. Selain persoalan angkutan batubara yang mulai dapat diselesaikan, hanya sekitar 30 km menjelang Muara Tebo, jalanan yang sedikit banyak berlubang. Itupun sedang dikerjakan. Minimal sedang discrap. 


Kadangkala saya mulai berfikir. Mengapa ketika persoalan jalan yang berlarut-larut sangat jarang dapat diselesaikan ? Apakah memang tidak ada keinginan. Ataupun perjuangan untuk dapat diselesaikan. 


Apabila adanya bantahan, jalan yang rusak itu termasuk kedalam kategori jalan negara ataupun jalan Provinsi, lalu mengapa jalan-jalan itu Tetap rusak. 


Selintas teringat pertemuan beberapa waktu ketika habis dilantik. Al haris sebagai Gubernur Jambi kemudian mengumpulkan Seluruh Kepala Balai Besar. Yang sebagian besar menginduk ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Terutama masuk kedalam lingkup Dirjen Bina Marga. Dengan salah satu fungsi dan tugas pokoknya adalah Jalan Raya. 


Saya tidak berani menghubungkan antara pertemuan Al Haris dengan Seluruh Kepala Balai Besar yang bekerja di Jambi. 


Namun yang pasti, menjelang akhir tahun, hampir praktis Seluruh jalan besar yang menghubungkan antara Provinsi yang kemudian dikenal jalan negara sudah diperbaiki. Praktis Sudah tenang dilalui para pemudik menjelang akhir tahun. 


Bayangkan. Hanya 6 bulan sudah Dilantik, berbagai infrastruktur jalan Sudah dapat dirasakan oleh pengemudi. 


Bagi pengemudi, menikmati jalan yang layak dinikmati adalah kemewahan tersendiri. 


Jalan yang menghubungkan antara Kota dan Kabupaten di Jambi, yang terus dilalui oleh angkutan terutama mengangkut angkutan sembako adalah urat nadi ekonomi. 


Melewati jalan yang berlubang, bertahun-tahun hingga kemudian sering harus diderita akibat infrastruktur yang jelek justru akan menimbulkan cost ekonomi yang terus membengkak.  Selain juga waktu yang terbuang percuma. 


Sehingga Infrastruktur terutama jalan sebagai bagian dari prioritas dari visi-misi Jambi mantap adalah wujud dan tanggungjawab Al Haris sebagai Gubernur Jambi. 


Tuntas sudah infrastruktur jalan yang melewati berbagai kota dan kabupaten di Jambi. 


Sekarang Al haris bisa berkonsentrasi dengan pemenuhan janjinya didalam program Visi-Misi Jambi mantap. 


Sebagai Rakyat Jambi, yang terus menikmati dan menyusuri jalan di Provinsi Jambi, kemewahan yang saya rasakan adalaha buah proses panjang dari perjalanan Pilkda Jambi. 


Dan lagi-lagi sebagai rakyat Jambi, saya hanya mengucapkan. Terima Kasih, Pak Gub. 


Teruslah bekerja untuk Rakyat Jambi.