18 Maret 2017

opini musri nauli : Hujan di Pagi Hari

"Wahai, sang burung.. Daku minta maaf kepadamu.. Beberapa pagi tidak sempat menemuimu.. Hujan mengguyur pohon tempat sarangku.


Aku tidak bisa keluar sarang.. Belum lagi dingin menerpa.. Tapi percayalah, engkau kura-kura.. Aku selalu ingat akan janjiku.. Namun kuasaku yang tidak bisa dan menghalangiku keluar dari sarang" cerita sang burung.. 

"Wahai sang burung.. Aku percaya denganmu.. Leluhurku selalu cerita akan setia janji burung merpati. Namun hujan juga mengguyur tempatku." kata sang kura-kura.. 


”Cerita apa yang hendak kau sampaikan pagi ini, wahai sang burung ?", tanya sang kura-kura.. 


"Aku hendak menyampaikan cerita tentang air yang keruh di hulu permukaan sungai yang mengalir kesini", kata sang burung memulai ceritanya.. 


"Entah apa yang ada didalam pikiran manusia. Manusia menggnakan cairan yang menyebabkan air sungai menjadi keruh. Hasilnya yang membuat manusia menjadi kaya". kata sang burung.. 


"Dari kejauhan aku lihat. Tempat yang dijadikan dan diolah kemudian menghasilkan butiran berbentuk kristal. seperti batu.. Dan kemudian manusia yang mendapatkannya membangun rumah. Megah dan bertabur berwarna kekuningan." lanjut sang burung.. 


"Wah. Pantas saja manusia menjadi rakus. Hasilnya membuat manusia kemudian menjadi rakus. Manusia menjadi kaya", Kata sang kura-kura mulai mengerti.. 


"Bahkan hijau dedauan kemudian berubah tanahnya menjadi coklat. Sungai-sungaipun dikeruk. Tanah di tepi sungai diambil. Sehingga air sungai menjadi keruh. Namun tidak cukup bagi manusia. Alur sungaipun menjadi hancur. Air sungai mengalir memasuki perkampungan.. Dan banjir kemudian menggenangi rumah penduduk yang sudah bertabur warna kekuningan". Kata sang burung.. 


"Lalu untuk apa manusia mencari batu, membangun rumah namun air sungai kemudian masuk ke rumah yang sudah dibangun ?" tanya sang kura-kura heran.. 


"Entah juga mengapa manusia melakukannya" Jawab sang burung juga heran. 


"Nanti aku ceritakan kepadamu... Mengapa manusia begitu bodoh" kata sang burung kemudian melesat ke angkasa.. Mencari jawaban dari kura-kura dan dirinya juga..