12 April 2019

opini musri nauli : TUHANKU

Tuhanku tidak pernah mengurusi kampanye, pilkada, Pemilu apalagi ikut Tim sukses..



Tuhanku tidak pernah cawe-cawe mengurusi pertengkaran rumah tangga.
Tuhanku tidak Mau terlibat urusan yang bisa diselesaikan oleh Ketua RT.
Tuhanku terlalu agung mengurusi urusan duniawi. Urusan manusia yang diserahkan kepada sang ciptaannya. Tuhanku terlalu agung untuk dimarahin, dimaki apalagi diteriakkan ditengah panasnya terik.

Tuhanku terlalu mulia dipaksa untuk menerima doa dari makhluk ciptaannya. N

Tuhanku maha Pengasih. Yang memberikan waktu kepada manusia untuk memperbaiki kesalahannya.

Namun segera memerintahkan kepada malaikat untuk mencatat amal kebaikannya.

Tuhanku tetap mendengarkan dikeheningan malam setiap umatnya untuk meminta. Namun mengabaikan teriakan ditengah lapangan sembari teriak namanya sambil memaki.

Tuhanku adalah Tuhan yang menciptakan alam semesta. Untuk dipahami oleh manusia.
 
Yang terlalu agung dipaksa untuk mengurusi manusia.