25 April 2021

opini musri nauli : Ulama Jambi (2)

Pada kali ini kita mengenal ulama yang ada di Jambi. Salah satunya adalah KH. Abdul Qadir bin Syekh Ibrahim.  


Muhamad Rosadi didalam tulisannya MENELUSURI KITAB KARYA ULAMA PONDOK PESANTREN DI PROVINSI JAMBI dimuat Jumantara Vol 5 No. 2 Tahun 2014 kemudian menuliskannya.


KH. Abdul Qadir bin Syekh Ibrahim bin Syekh Abdul Majid al-Jambi Kyai Abdul Qadir,  lahir di Kampung Tengah Jambi pada tanggal 18 Shafar 1332 H atau 1914 M dan wafat pada waktu shubuh Jum’at 10 Juli 1970 di Jakarta. 


Nama lengkapnya adalah Abdul Qadir Jaelani yang diberikan ayahnya untuk mengenang kakeknya yang meninggal dalam perjalanan pulang berziarah dari makam Syekh Abdul Qadir Jaelani (Humaini, 2006, 31). 


Pengetahuan agama yang beliau miliki diperoleh dengan mengaji antara lain pada Syekh Hasan al-Yamany (Mufti Mekkah) guna memperdalam ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh pada tahun 1939, Syekh Ali Maliky (Mufti Mekkah) 1939 dan Syekh ‘Arif guna memperdalam ilmu Falak pada tahun 1936. 


Sejak umur 13 tahun beliau telah aktif mengajar di Madrasah Nurul Iman Ulu Gedong. Pada tahun 1943-1944 beliau diangkat sebagai Raîsul Mu’allimin dan pada tahun 1944-1948 diangkat sebagai Mudhir madrasah tersebut. 


Tahun 1948 kemudian mendirikan pengajian langgar putih. Pengajian langgar putih kemudian awal sejarah berdiri lembaga Pendidikan Islam yang kemudian dikenal Perguruan Pondok Pesantren As’ad yang berlokasi di Kompleks Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang Jambi. 


Perguruan Pondok Pesantren As’ad  juga mendirikan Fakultas Tarbiyah dan Ushuluddin. Kemudian menjadi IAIN Sultan Thaha Saifuddin. Beliau sendiri kemudian menjadi Dekan. 


Kitabnya yang kemudian dikenal adalah Mughnil ‘Awâm. Kitab ini berisi tentang ajaran tauhid seperti rukun Islam, rukun iman, dan nama-nama nabi yang ditulis dalam bentuk sya’ir. Bahasa yang digunakan adalah Melayu dengan aksara Jawi (Arab Melayu). Jumlah sya’ir seluruhnya ada 79 bait.  Kitab ini diperkirakan disusun pada Jumadil Ula 1369 H.


Data dari berbagai Sumber. 


Baca : Ulama Jambi (1) dan Sejarah masuknya Islam di Jambi