16 April 2021

opini musri nauli :Kisah Minggu Pagi


Diluar blog gratis, www.musri-nauli.blogspot.com yang rutin diobrak-abrik, blog gratisan yang kutekuni sejak 2008, beberapa waktu yang lalu, ketika keinginan untuk melacak kata-kata Penting yang dimuat di koran Jambi Independent, teringat beberapa waktu yang lalu, saya pernah memuat didalam satu blog. 

Namun kemudian, jangankan letak maupun isinya. Nama blognyapun lupa. 


Pelan-pelan. Sembari mencari di google sekaligus mengingat kata-kata kunci yang pernah dimuat. 


Sembari itu, berbagai blog gratispun mulai dilacak. Entah ke wordpress maupun blogger. 


Ternyata yang ketemu adalah kisah dunia pewayangan di dunia astinapura. Kisah nyata didunia Astinapura yang dikemas dengan tutur dalam dunia pewayangan. 


Setelah perbaikan sana-sini, segera launcing astinapura.net. Kisah kehidupan dunia astinapura. 


Lagi-lagi aku berselancar ke dunia maya. Kembali menyusuri blog gratis yang khusus memuat opini yang dimuat di Jambi Independent. 


Secara tidak sengaja kemudian ketemu blog di wordpress. Blog khusus opini yang dimuat di Jambi Independent yang rutin dituliskan setiap senin dan kamis. Sejak 2012 - 2014. Sempat terhenti kemudian dilanjutkan 2020 hingga sekarang. 


Namanya cukup Sederhana. istilahhukum.wordpress.com. Lagi-lagi blog gratisan. Blog ini rutin diisi. Memuat kolom pojok hukum di Jambi Independent 2012-2013. Namun terhenti. 


Namun, baik karena alasan praktis. Seperti kesibukan. Maupun tulisan di pojok hukum sempat terhenti. 


Lagi-lagi saya kehilangan jejak untuk membukanya. Untuk upload tulisan di pojok hukum 2020. 


Berbagai upaya kemudian dilakukan. Entah mengingat email dan password digunakan. Ataupun cara-cara lain. 


Sempat stress dengan isinya yang mencapai 200 upload. Namun tidak bisa dibuka. 


Hampir dua minggu setelah ditemukan istilahhukum.wordpress.com ditemukan, akhirnya berhasil dibuka. Untuk diisikan lagi dan upload tulisan yang dimuat pojok hukum Jambi Independent. 


Serasa dapat durian runtuh, blog istilahhukum.wordpress.com, berhasil dikuasai kembali. Dan kesempatan untuk upload lagi. 


Pelan-pelan kubuka. Terutama para peminat hukum yang tertarik dengan istilah hukum. 


Belum lagi hilang kegembiraan setelah istilahhukum.wordpress.com berhasil dikembalikan, saya telusuri pengunjung yang datang. 


Lagi-lagi saya kaget. Walaupun blog yang sempat ditinggalkan, dan terakhir upload Februari 2013, para pengunjung bukannya menurun. Tapi terus berdatangan dan mengunjungi. 


Sebagai contoh, tahun 2013, pengunjung baru saja 10 ribu Pembaca. Naik 23 ribu (2014), 25 ribu (2015), 36 ribu (2016), 62 ribu (2017), 72 ribu (2018). Sempat turun 59 ribu (2019) kembali naik 70 ribu (2020). 


Tema yang paling diminati adalah tema negara hukum mencapai hampir 50 ribu, Bahasa Belanda dalam hukum Indonesia mencapai 31 ribu, ultimum remedium mencapai 30 ribu, ingkar janji (28 ribu), disparitas (25 ribu), tindak pidana diluar KUHP (20 ribu), dan ultra petita hampir (20 ribu).


Bayangkang. Blog istilahhukum.wordpress.com yang sempat terhenti sejak 2013 namun masih ramai dikunjungi oleh peminat dunia hukum. 


Belum hilang dari kekagetan, iseng-iseng saya buka rangking alexa istilahhukum.wordpress.com. 


Lagi-lagi saya kaget. Walaupun sejak 2013 tidak pernah lagi posting, bahkan dikatakan “mati suri”, namun rangking alexa malah bertengger di 19.569. 


Angka yang membuktikan, blog gratisan masih menjadi peminat dunia hukum. 


Kadangkala saya Bingung. Mengapa alexa masih memberikan Angka yang cukup baik kepada blog gratisan yang sempat mati suri. 


Namun saya teringat kata-kata almarhum kakek saya. Menulislah terus. Kelak ketika menyelesaikan tulisan, ada kebahagiaan yang dirasakan. 


Dan seperti durian runtuh, blog yang sempat Ilang, berhasil ditemukan membuat pagi minggu menjadi ceria.