Menjadi narasumber skripsi "Sejarah dan dinamika Walhi Jambi 1998-2021 mahasiswi Tasya Amelia Putri. Mahasiswi program studi Sejarah universitas Jambi.
Sejarah Walhi Jambi memang unik. Tidak bisa dipisahkan dari Iman Masfardi, Ahsan Jamet Hamidi, Joko Waluyo dan almarhumumah Emmy hafid (Direktur Walhi 1996-1998, 1999-2002). Waktu baru selesai tumbangnya orde baru.
Sebuah catatan yg belum selesai dituliskan. Mungkin saja harus dituliskan agar tdk ada sesat didalam memahami gerakan lingkungan hidup fi Jambi.
Dalam rentang usia 28 tahun, usia matang dlm semangat sebuah gerakan, masih ada waktu untuk menuntaskan menjadi catatan sejarah. Agar tdk ada yg mengklaim mereka sebagai pendiri Walhi Jambi (funding father). Maklum akhir2 ini ada suka "telur mato sapi".
Terima kasih kepada para senior yg mempercayakan berdiri walhi jambi. Masih eksis hingga sekarang.
